Jumat, 05 Februari 2010

mawar merah

Posted by Uswah on Jumat, Februari 05, 2010 with No comments

 Mawar merah
Itulah aku yang berdarah
Selalu merekah
Menengadah takkan pernah jengah
Embun pagi
Ku yang mawar nanti
Tuk teteskan rintik-rintik nurani
Pagi itu
Mawar terlalu layu
Menengadahpun jenuh
Karena embun pagi tak mampu
Menemani mawar selalu
Menyongsong indahnya mentari
Esok pagi

“hidupku terasa bermakna bukan karena cinta menghampiriku, tetapi hidupku merasa begitu bermakna ketika aku berharap cinta menghampiriku


0 komentar

Posting Komentar

Budayakan berkomentar  ヽ(^。^)ノ

Cancel Reply